Pages - Menu

Kamis, 16 April 2015

Ayo Menyeberang..



Ini sudah ketiga kalinya kita bertemu dari beberapa purnama di akhir tahun. Anehnya, aku seperti baru melihatmu. Dan lebih anehnya kita selalu dekat di setiap jam dan menit yang sama. Hampir, kadang aku ada beberapa meter di depanmu, lalu aku memperlambat langkahku. Kadang kau sudah berlalu saat aku keluar tempatku mengajar, dan aku berpura-pura berhenti seolah-olah ada yang salah dengan buku yang kubawa.

Sayangnya kita tak benar-benar saling bicara atau sekedar bertanya "namamu siapa?" "Tinggal dimana?" Kau selalu berjalan bersama teman-temanmu, tapi jujur saja kau yang paling menonjol. Apa karena aku sadar aku tertarik padamu? Atau kau juga sama, tertarik padaku?

Ini keberapa kalinya kita berdampingan menanti lampu hijau itu berganti merah, lalu menyusuri jalan yang sama hingga berpisah di pintu masuk yang sama. Aku tersenyum seakan isyarat sampai jumpa setelah mengantarmu, kaupun tersenyum tanpa bilang apapun setelah itu.

Kau tau? Ritual ini yang membuatku seperti kecanduan morfin, ini salah? Tidak, dan akupun tak berdaya. Apakah ini tak ada makna? Aku sangat menikmatinya. Harusnya, kau lebih sering lagi kulihat, bolehkah? Bolehkah aku mengambil kesempatan yang sebelumnya tak pernah ada? Senangkah kau dengan perlakuanku ini?

Marilah menyeberang denganku, sekali lagi dan tak akan berpisah. Bersama.
ah iya, kau tau teori turbulensi? Bahwa kepak sayap kupu-kupu di utara mampu menyebabkan badai di selatan?
Seperti itu aku saat ini. Aku berharap semesta kita berhubungan, berkaitan satu sama lain.

Jangan biarkan aku merindumu lalu jatuh dan tenggelam dalam pusaran tak beraturan, juga  tarik menarik dalam hela nafas dan doa-doa yang bersahutan.
Jangan bergerak terlalu jauh atau menghilang, nanti aku terguncang dalam sadar atau lelap. Dalam diam atau paham, jangan biarkan benang ini putus atau suatu waktu, kita, kau dan aku akan butuh waktu yang lama untuk memilinnya ulang hingga akhirnya lelah dan menyerah..

Mari menyeberang, bersamaku, mau kan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar